Skip to main content

Jika suatu saat nanti engkau bertanya

Di suatu malam yang sunyi dan dingin, langit begitu gelap.
Namun, ada seorang wanita yang tidak dapat terlelap.
Dari semua mimpi yang telah dititinya, ada satu mimpi yang belum tercapai.
Dan ia tak putus asanya, terus dan terus menggapai.

Doanya sampai ke langit ke tujuh, dimana semua mahluk begitu patuh.
Sampai akhirnya suatu hari, hadirlah sebuah bintang jatuh.
Yang kemudian hinggap di peluknya,
dan menjelmlah menjadi seorang anak manusia.

Saat itulah pertama kali air mata mereka bersatu.
Anak itu kini tidak lagi menyusu
Anak itu kini tidak lagi membisu
Ia sudah tumbuh menjadi anak yang besar
Berlari, bernyanyi, berjingkat, menari dan melompat pagar

Perempuan itu ingin anak itu tahu,
Jika suatu malam petir menyambar,
Ia akan berada di sana
Jika suatu saat bayang hitam mendekat ke jendela,
Ia akan berada di sana
Jika suatu saat seekor laba-laba berjingkat mendekati,
Ia akan di sana melindungi
Jika suatu saat sepi hinggap di dirimu,
dan aku tidak ada di sana,
Tataplah satu bintang paling terang dan peganglah nadimu
maka nafasku akan berdenyut bersamamu.

Aku tidak akan memberimu petuah tentang cinta,
Aku tidak akan memberikan mimpi manisnya sungai susu di surga
Karena bagiku, kamulah cinta
Dan kamulah surga

Itulah jawabanku,
jikalau nanti suatu saat nanti engkau bertanya.

Selamat ulang tahun ke-3, satelitku

©www.wulliewullie.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

November Rain

Hey, enggak terasa sudah bulan November aja deh. Hujan hujan hujaaaaaan terus.... Seperti hari ini! Pantes, bangun tidur pagi ini susah banget deh, matanya kaya dilem! Karena hujan, Bunda dan Bubu jadi punya ide untuk bebikinan aja di rumah. Kebetulan juga teteh dinda lagi nginep di rumah. Yuk yuk ngintip kita ngapain aja! Let's cut and paste! Keep cutting! My DIY kompor Kuantung I'm cooking spaghetti and liver pate with eggs

MY FIRST TIME BLOGGING! STORIES AND TYPED BY ME

titan dan bunda liburan naik perahu kecil. pada suatu hari titan dan bunda siap-siap untuk naik perahu. di jalan kami bertemu dengan kapal lain. ada yang berwarna merah, ada juga warna biru. ada juga yang berjaln kencang. ada juga yang mogok ditengah perjalanan. terus ada ombak besar sekali di tengah perjalanan. lalu ada ombak seperti raksasa. angin bertiup kencang, angin itu bikin titan masuk angin dan kentut-kentut.  langit brwarna biru awan setengah pantat dan tuuuuuuuuut! lalu kita menujuh ke pulau seribu. di sana kita melihat pemandangan.ada burung ada pesawat terbang. terus titan menyari jalan pulang. sudagitu aku melihat dermaga.terus titan naik dermaga nya  

Sawadika

In Sekolah High Scope, we have the so called multicultural week for every two years. Lucky me, I experienced it in my K-1 level. So, I might will have another 2 more sessions in the future. K-1/B's theme for this year is Thailand. We learnt many things about Thai culture including its languange, social culture, songs, and we will have to perform anything about Thailand on the D-day. Right before the D-day, our parents made a Thai potluck so we could tasted variants of foods from Thailand including Pad Thai, Pandan Chicken, Thai ice tea (oh me likey so much) and on the D-day we performed Coconut dance and Chang-Chang Dance (Chang-chang means elephant in Thailand) Here we are! Rifky, Sebastian, Me & Bella Aurelia, Arsel, Bella, Rifky, Aurelio, Me, Sebastian, Nicole, Dhea & Raia with Miss Imay