Skip to main content

kalau aku gede nanti

Kalau aku gede nanti, aku ingin seperti mereka yang bertindak seolah tahu tentang segalanya. Aku nggak pernah ketemu orang gede yang bilang “Nggak tau” kalau aku bertanya. Ada sih, tapi jarang. Entah karena mereka emang bener-bener nggak tau atau sebenernya males aja ngejawab pertanyaan aku yang suka aneh-aneh. 

Kalau aku gede nanti, aku ingin jadi jagoan seperti mereka. Karena mereka selalu berhasil bikin aku takut. Kalau aku nggak pake  sendal katanya nanti digigit laba-laba. Kalo nggak mau mam nanti perutnya dibelek trus nasinya dimasukin ke perut. Kalo nggak mau mam nanti nggak diajak main lagi. Kalo nggak mau nurut nanti dicubit. 

Kalau aku gede nanti, aku ingin jadi pintar seperti mereka. Mereka selalu tahu cara melakukan sesuatu, walaupun kadang mereka lupa kalau semua orang punya cara sendiri untuk melakukan suatu hal. 

Wow, aku nggak sabar pengen jadi gede! Karena jadi gede itu berarti jagoan dan pinter, iya kan? Karena mereka pasti akan menyelamatkan aku, mereka akan selalu bisa jawab pertanyaan aku, mereka selalu tahu mana yang baik dan mana yang buruk, mereka selalu tahu apa yang harus dilakukan. 

Karena mereka pintar, mereka juga pasti tahu kalau aku masih kecil. Tanganku belum sebesar tangan mereka, jadi aku nggak bisa memegang sebanyak dan merengkuh sekuat mereka. Langkahku masih pendek, jadi aku masih sering ketinggalan. Mulutku masih kecil, jadi aku belum bisa menyuap sebanyak mereka.  Segala sesuatu hal adalah hal baru untukku, jadi aku nggak waspada kalau ada bahaya. Ya, .. aku yakin mereka pasti mengerti itu.


Comments

  1. Titan yang sekarang udah jagoan kok, kan suka menyelamatkan si bunda dari kecoa yang kamu geprak :))) one li'l hero you are kiddo!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

November Rain

Hey, enggak terasa sudah bulan November aja deh. Hujan hujan hujaaaaaan terus.... Seperti hari ini! Pantes, bangun tidur pagi ini susah banget deh, matanya kaya dilem! Karena hujan, Bunda dan Bubu jadi punya ide untuk bebikinan aja di rumah. Kebetulan juga teteh dinda lagi nginep di rumah. Yuk yuk ngintip kita ngapain aja! Let's cut and paste! Keep cutting! My DIY kompor Kuantung I'm cooking spaghetti and liver pate with eggs

MY FIRST TIME BLOGGING! STORIES AND TYPED BY ME

titan dan bunda liburan naik perahu kecil. pada suatu hari titan dan bunda siap-siap untuk naik perahu. di jalan kami bertemu dengan kapal lain. ada yang berwarna merah, ada juga warna biru. ada juga yang berjaln kencang. ada juga yang mogok ditengah perjalanan. terus ada ombak besar sekali di tengah perjalanan. lalu ada ombak seperti raksasa. angin bertiup kencang, angin itu bikin titan masuk angin dan kentut-kentut.  langit brwarna biru awan setengah pantat dan tuuuuuuuuut! lalu kita menujuh ke pulau seribu. di sana kita melihat pemandangan.ada burung ada pesawat terbang. terus titan menyari jalan pulang. sudagitu aku melihat dermaga.terus titan naik dermaga nya  

Sawadika

In Sekolah High Scope, we have the so called multicultural week for every two years. Lucky me, I experienced it in my K-1 level. So, I might will have another 2 more sessions in the future. K-1/B's theme for this year is Thailand. We learnt many things about Thai culture including its languange, social culture, songs, and we will have to perform anything about Thailand on the D-day. Right before the D-day, our parents made a Thai potluck so we could tasted variants of foods from Thailand including Pad Thai, Pandan Chicken, Thai ice tea (oh me likey so much) and on the D-day we performed Coconut dance and Chang-Chang Dance (Chang-chang means elephant in Thailand) Here we are! Rifky, Sebastian, Me & Bella Aurelia, Arsel, Bella, Rifky, Aurelio, Me, Sebastian, Nicole, Dhea & Raia with Miss Imay