Skip to main content

Posts

Showing posts with the label from bunda for me

cinta itu sederhana

bunda: titan, kamu tau nggak. bunda tuh sayaaaang banget sama titan. titan: tau. bunda: ah, masaaaa? titan: iya. bunda: how do you know? titan: karena bunda selalu selimutin titan kalau titan kedinginan malam-malam. oh, ... bundanya meleleh nak. cinta itu sederhana. thank you for teaching me that. 

Happy holiday! - Tribute to term 3 holiday in K-1 B

well, kembali mengusung tema 'the unplanned continues' untuk tahun 2014, inilah yang terjadi dengan short getaway saya dan keluarga weekend ini. bertepatan sama malicca yang lagi libur term 3, akhirnya kita berangkat ke rumah nini asih & aki mumu di pandeglang. tentunya, aki dan nini asli la luna dan malicca juga ikutan. the plan was, to have a night sleep over. ternyata, sampai sana nini asih lagi ikutan pengobatan alterlatif pijat refleksi. dan nini atty mau ikutan juga; padahal pengobatan itu enggak boleh keputus harus 3 hari berturut-turut. akhirnya, ... syalala la laaa... menginaplah kita di pandeglang dari hari kamis - minggu. maafkan karena kami sungguh merepotkan ya nini asih & aki mumu :'( and yes, we had so much fun! ini kali ke dua la luna main ke empang dan sawah milik nini asih & aki mumu. terakhir kita ke sana, 6 bulan yang lalu waktu luna umur 2 bulan dan masih anteng teng teng. sekarang mah ... hadeuuuh *pijet kepala, pijet boyok* mahluk...

A letter to Malicca (from Bunda)

I named you Malicca. Means you are the greatest gift ever from the Mightiest of all, Allah. I named you Titan , one of 53 Saturn's moon and the largest. The only thing in the Milky Way that has atmosphere, beside earth. You are the earth in its primordial days, freezed and awaiting to form. In Orphic ways, you are the ancestor of the human race. Zeus struck you with lightning and you burnt to ashes. From the ashes, a man was formed. In a simpler way, you are a hope. From the Almighty. This is my first letter to you, and might be not the only one. This is my first letter after you sent me so many many letters you slipped underneath my door. Your letters with your drawing inside them. With so many heart shapes, your name and my name. In this letter, I want to say you thanks. For everything. For every little power you gave me. For every reasons you made for me to keep going and keep dreaming. When the doctor said you were impossible to happen because of your tiny ...

Rainbow and the magic pond

Once upon a time, there is a little boy. He has deep hazel eyes, tanned skin and feet as skinny as a bean stalk. He is an orphan and he is very lonely. His best friends are the golden grass in the savanna. The forest ferns, the morning dew, the smell of rain when they touch the soil, the chirping birds, the bright blue sky and blinking stars, the marching ants and caterpillars, and other beautiful creatures around him. Every morning, he wakes up and greets those wonderful things. He walks slowly as chanting beautiful prayers to those beautiful creatures he met.   One day, it was raining. And the rain washed away the colors of his surroundings. The green leaves, the shocking pink flower, the soil, the deep black tarantula even his own skin had became dull and gray and monotonous. What was happening? The boy wondered. Not long after that, the rain stopped and the sun came out. He came out of his shelter and looked up the sky. ...he saw a colorful painting in the sky he had neve...

Ambilkan Bulan

ambilkan bulan, bu ambilkan bulan, bu yang slalu bersinar di langit di langit, bulan benderang cahyanya sampai ke bintang ambilkan bulan, bu untuk menemani tidurku yang lelap di malam gelap

Jika suatu saat nanti engkau bertanya

Di suatu malam yang sunyi dan dingin, langit begitu gelap. Namun, ada seorang wanita yang tidak dapat terlelap. Dari semua mimpi yang telah dititinya, ada satu mimpi yang belum tercapai. Dan ia tak putus asanya, terus dan terus menggapai. Doanya sampai ke langit ke tujuh, dimana semua mahluk begitu patuh. Sampai akhirnya suatu hari, hadirlah sebuah bintang jatuh. Yang kemudian hinggap di peluknya, dan menjelmlah menjadi seorang anak manusia. Saat itulah pertama kali air mata mereka bersatu. Anak itu kini tidak lagi menyusu Anak itu kini tidak lagi membisu Ia sudah tumbuh menjadi anak yang besar Berlari, bernyanyi, berjingkat, menari dan melompat pagar Perempuan itu ingin anak itu tahu, Jika suatu malam petir menyambar, Ia akan berada di sana Jika suatu saat bayang hitam mendekat ke jendela, Ia akan berada di sana Jika suatu saat seekor laba-laba berjingkat mendekati, Ia akan di sana melindungi Jika suatu saat sepi hinggap di dirimu, dan aku tidak ada di sana, T...

Answers unquestioned

Bunda wrote me, "If someday you ask me a question about life I can say you don’t have to wait until next time Cause I can answer it now If you someday ask me a question about love Let me whisper in your ear a thing you don’t want to hear And I can whisper it right here That I do not know And will never know ‘Cause it’s your life, and it’s your love It’s you and only you to decide If I answer it differently It will only be a lie And if I answer it properly Would it lessen why? No, that is not what I think Cause life keeps changing Where inconsistency is a thing That makes you a living If you ask me about life in question I would ask you back in gently: What’s with answers unquestioned?" For Titan, my satellite.

Lentera Langit

Boonda wrote me a story,     "Dulu, dulu sekali. Langit begitu terang benderang dengan kemilau bintang. Semua saling beradu jauh melemparkan cahayanya. Tidak, mereka tidak akan membutakanmu. Cahaya mereka begitu terang, namun juga begitu lembut. Cahaya gemintang itu akan terbias di bola mata mereka yang kamu sayang saat kamu memandangnya. Di langit yang dulunya terang itulah duduk seorang peri di ujung biduk rembulan dengan cahayanya yang temaram. Sendirian dan kedinginan, ia memandang ke kejauhan. Di belakangnya, menggantunglah lentera-lentera langit malam yang biasa kamu sebut bintang. Dan peri dengan sayap kecil inilah yang menjaga agar lentera-lentera itu agar senantiasa bercahaya. Sayap kecilnya telah mengantarnya menjelajah angkasa selama jutaan tahun lamanya. Ia berkelana mencari bintang-bintang yang mulai temaram. Dan jari-jarinya yang mungil akan menggosok permukaan setiap bintang supaya kembali bercahaya. Dan ia akan mengecupnya, supaya apinya kembali terang. Sep...